Katapublik Labura, Sebuah video amatir yang direkam oleh seorang ibu dan beredar luas di media sosial mengungkap keberadaan sebuah barak yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (23/6/2026) malam.
Video tersebut sontak menyita perhatian publik. Dalam rekaman yang viral itu, seorang ibu menyampaikan keresahan dan keberatannya atas keberadaan bangunan yang diduga kerap dijadikan tempat aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungan tempat tinggalnya.
Menindaklanjuti informasi yang beredar luas tersebut, jajaran Polres Labuhanbatu bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi pada malam yang sama. Petugas melakukan pengecekan serta penindakan terhadap bangunan yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkotika.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas peredaran narkoba, petugas kemudian memusnahkan bangunan yang diduga digunakan sebagai barak narkoba tersebut.
Kapolres Labuhanbatu melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak menunggu lama untuk merespons laporan masyarakat.
“Sudah dibakar tadi malam, sejak kami mendapatkan informasinya,” ujar Hardiyanto saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkotika akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Menurutnya, dukungan dan peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Kami tetap berkomitmen untuk terus perang terhadap narkotika. Kepada masyarakat, jangan ragu untuk melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Di mana pun informasinya, akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Aek Kanopan Timur melalui staf Kantor Lurah Aek Kanopan Timur, Riga Hayatu, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan aparat kepolisian melalui kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN).
Menurutnya, tindakan tegas dan respons cepat tersebut menjadi bukti bahwa laporan masyarakat mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum. Selama ini, warga mengaku merasa resah dengan dugaan aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang disebut-sebut terjadi di lokasi tersebut.
“Masyarakat tentu mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Ini menjadi jawaban atas keresahan warga yang selama ini menginginkan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba,” ujarnya.
Warga berharap upaya pemberantasan narkotika tidak berhenti pada pemusnahan bangunan semata, tetapi juga diikuti dengan penindakan terhadap para pelaku yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. Selain itu, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum diharapkan terus terjalin untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak takut melaporkan apabila menemukan dugaan tindak pidana narkotika di lingkungan masing-masing. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara diharapkan dapat ditekan secara maksimal









