Katapublik Labuhanbatu, Kondisi pengamanan proyek pembangunan jembatan di kawasan Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, kembali menjadi sorotan. Minimnya penerangan dan rambu-rambu di sekitar titik pekerjaan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Seorang Warga yang bekerja sebagai Jurnalis yang melintas pada Rabu malam, 16 September 2026 sekitar pukul 23.30 WIB, dilaporkan menabrak palang pengaman di dekat titik pembangunan yang sebagian badan jalannya telah digali dan diputus.
Menurut keterangan korban, kondisi di lokasi sangat gelap sehingga palang dan lubang pekerjaan tidak terlihat jelas.
“Tidak kelihatan, Bang. Gelap sekali,” ujar korban sebagaimana disampaikan kepada Wartawan.
Kejadian tersebut juga memunculkan kekhawatiran akan keselamatan pengendara, khususnya pengemudi dari luar daerah yang tidak mengetahui titik pekerjaan jembatan tersebut.
Seorang jurnalis yang berada di lokasi kemudian mempertanyakan kondisi pengamanan kepada pengawas proyek yang saat itu mengaku bernama Brimob.
Katanya, penerangan sebelumnya berasal dari sambungan listrik rumah warga. Namun, dalam beberapa waktu terakhir mengalami gangguan atau terputus.
Selain minim penerangan, lokasi pekerjaan di jalan provinsi tersebut juga dikeluhkan karena belum terlihat rambu lalu lintas dan pengamanan yang memadai sebagai pemberitahuan kepada pengendara.
Warga sebelumnya juga telah mengeluhkan kemacetan serta kondisi titik pembangunan jembatan yang dinilai rawan, terutama pada jam-jam tertentu.
Masyarakat berharap pihak terkait segera memperhatikan keselamatan pengguna jalan dengan memasang penerangan, rambu peringatan, serta pengamanan yang jelas di sekitar lokasi proyek. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa di kemudian hari.









