Katapublik Labusel, Peristiwa yang mengundang perhatian warga terjadi di Tanjakan Bukit Kodok, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Sumatera Utara. Sebuah mobil truk tangki Fuso berwarna orange dengan nomor polisi BK 9718 XX, dilaporkan gagal menanjak saat membawa muatan yang diperkirakan mencapai sekitar 20 ton. Kamis, (8/10/2026).
Akibat gagal menanjak tersebut, muatan dari truk tangki dilaporkan tercecer di sekitar lokasi. Kondisi ini sontak menarik perhatian warga yang berada di sekitar jalan.
Yang menjadi sorotan, ketika ditanya mengenai isi muatan, sopir truk disebut menjawab bahwa muatan tersebut merupakan solar. Bahkan, menurut keterangan yang beredar di lokasi, sopir sempat meminta agar kejadian tersebut tidak direkam.
Pernyataan tersebut kemudian memicu rasa penasaran warga dan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan dari mana asal muatan solar tersebut, siapa pemiliknya, serta apakah pengangkutan BBM dalam jumlah besar tersebut telah dilengkapi dokumen dan izin sesuai ketentuan.
Sorotan juga mengarah pada identitas kendaraan. Mobil Truk tangki berwarna orange tersebut disebut tidak menggunakan identitas atau logo Pertamina Patra Niaga. Di tengah kondisi tersebut, muncul pula informasi bahwa kendaraan tersebut didampingi sejumlah orang yang disebut mengenakan pakaian sipil.
Pertanyaan publik pun semakin mengemuka, jika benar truk tersebut mengangkut solar dalam jumlah puluhan ton, dari mana asal BBM itu? Untuk siapa muatan tersebut dikirim? Apakah seluruh dokumen pengangkutannya lengkap? Dan siapa pihak yang bertanggung jawab atas distribusi BBM tersebut?
Berbagai pertanyaan itu tentu membutuhkan penjelasan dari pihak yang berwenang. Terlebih, apabila benar muatan yang diangkut merupakan BBM dalam jumlah besar, aspek keselamatan, legalitas, serta tata kelola distribusinya menjadi hal yang patut diperiksa.
Hingga berita ini disusun, asal-usul muatan, legalitas pengangkutan, status truk, serta informasi mengenai pihak yang disebut melakukan pengawalan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari instansi terkait.
Masyarakat berharap, aparat dan instansi berwenang segera memberikan penjelasan secara terbuka, agar peristiwa ini tidak berhenti menjadi tanda tanya dan spekulasi di tengah masyarakat.
“Sebenarnya muatan diduga solar puluhan ton itu berasal dari dan akan dibawa ke mana”, ungkap warga yang melihat.
Untung nya mobil tangki itu berhasil meminggir hingga tidak membuat kemacatan lalulintas di Jalinsum Labusel itu. Dan Pantauan media ini, mobil tangki tersebut masih berada atau menonggok di sekitaran tanjakan yang di kenal dengan Bukit Kodok.









