Labuhanbatu Selatan—Di tengah riuh kehidupan yang kian menekan,masih ada getar keikhlasan yang tak pernah padam.Kamis (4/12/2025) pukul 23.30 WIB,halaman Masjid Amaliah di Jalan Simaninggir menjadi panggung keheningan yang syahdu–tempat di mana kepedulian berubah menjadi kekuatan nyata.Dari titik ini,dua truk sarat bantuan diberangkatkan,membawa pakaian layak pakai,sembako,minyak goreng dan makanan ringan—semuanya hasil kasih sayang masyarakat dan pengurus Nahdlatul Ulama Labuhanbatu Selatan.
Pengiriman bantuan dipimpin langsung oleh Ketua PCNU Labuhanbatu Selatan,H.Erwin Hutagalung,yang didampingi para pengurus lainnya.Dengan langkah mantap ia melepas rombongan menuju Tapsel,Tapteng,dan Sibolga-wilayah yang dalam beberapa hari terakhir luluh lantak oleh banjir dan longsor.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat,para pengurus NU,dan Posko Bantuan Masjid Amaliah yang telah memberikan amanah ini,”tutur H.Erwin dengan suara bergetar.Baginya,setiap donasi bukan hanya barang yang dipindahkan,melainkan cinta yang disampaikan.
“Kami hanya perantara.Kebaikan ini milik masyarakat Kota Pinang yang hatinya begitu luas.”
Di balik tumpukan kardus dan karung,terpancar jelas bahwa gerakan ini bukan rutinitas—ia lahir dari rasa persaudaraan yang dalam.Truk yang melaju malam itu bukan sekadar membawa logistik:ia membawa harapan,menyalakan kembali keyakinan bahwa para korban tidak pernah dibiarkan sendirian menghadapi duka.
Koordinator Pengumpulan Donasi Bencana Tapanuli dari Posko Amaliah Simaninggir,Ustadz Barham Siregar,turut menyampaikan rasa terima kasih.
“Kami sangat bersyukur atas kemurahan hati masyarakat.Tanpa mereka,gerakan kemanusiaan ini tak akan berarti apa-apa,”ujarnya.
Suasana pemberangkatan dipenuhi kehangatan.Ada yang datang membawa sekantong beras,ada yang meletakkan seikat pakaian,ada pula yang hanya menitipkan doa.Namun semuanya memiliki nilai yang sama:ketulusan hati.
Aksi PCNU dan masyarakat Labuhanbatu Selatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong tidak pernah mati.Di tengah dunia yang semakin individualistis,tindakan seperti ini adalah pengingat bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya untuk bersinar.
Semoga bantuan ini menjadi cahaya kecil yang meringankan beban para korban,dan semoga setiap ketulusan dibalas dengan kebaikan berlipat ganda.Kemanusiaan adalah jembatan yang tak akan runtuh selama kita terus merawatnya.



