Kolaborasi Konten Kreator dan Polisi Warnai Operasi Zebra Toba 2025 di Polres Labusel

banner 120x600

Katapublik Labusel, Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu Selatan resmi menggelar Operasi Zebra Toba 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025. Di bawah kepemimpinan Kasat Lantas Iptu Rostati Sihombing, operasi ini menjadi agenda strategis dalam meningkatkan disiplin berkendara serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.

Iptu Rostati menegaskan, bahwa Operasi Zebra tahun ini mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan edukatif, namun tetap disertai penindakan tegas terhadap pelanggaran yang dapat menimbulkan fatalitas.

“Mari bersama-sama menjadikan keselamatan di jalan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ujarnya.

Dalam Operasi Zebra Toba 2025, terdapat tiga bentuk penindakan yang dilakukan Satlantas, yakni tindakan preventif, preemtif, serta pemberian teguran tertulis sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pengecekan Kendaraan di Lokasi Rawan Kecelakaan

Sebagai bagian dari rangkaian operasi, jajaran Pejabat Utama Polres Labusel turun langsung melakukan pengecekan di kawasan rawan kecelakaan Bukit Kodok, Jalan Lintas Sumatera–Riau KM 376–377, Desa Torgamba. Lokasi ini dikenal memiliki kontur jalan yang berbahaya, mulai dari tanjakan–turunan ekstrem hingga tikungan tajam.

Kegiatan pada Senin (17/11/2025) tersebut dipimpin Kabag Ops AKP Nelson Silalahi, didampingi Kasat Lantas Iptu Rostati Sihombing, Kapolsek Torgamba AKP Syamsul Adhar, serta perwakilan lintas instansi seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, relawan Bukit Kodok, konten kreator lokal, dan personel kepolisian.

Petugas memberhentikan sejumlah kendaraan untuk melakukan pengecekan kelengkapan, mulai dari rem, lampu, spion, hingga surat-surat kendaraan. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah responsif untuk memahami penyebab kecelakaan di area berisiko tinggi serta mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan.

Kolaborasi dengan Konten Kreator Bukit Kodok

Usai melakukan survei lapangan, para PJU Polres Labusel berdialog dengan komunitas konten kreator Bukit Kodok. Dalam sesi makan siang bersama, para kreator membagikan pengalaman tentang dinamika lalu lintas dan perilaku pengendara yang sering mereka temui.

Melihat peran besar komunitas tersebut dalam menyebarkan edukasi keselamatan melalui media sosial, Polres Labusel memberikan rompi khusus bertuliskan “Mitra Polri” sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kolaborasi.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham, melalui Kapolsek Torgamba, menyampaikan terima kasih kepada para relawan dan konten kreator.

“Keselamatan di Bukit Kodok bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Konten kreator dan relawan turut berjasa besar dalam mengedukasi pengguna jalan. Dengan kerja sama ini, kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan dan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Respons Positif dari Pengendara

Banyak pengendara yang dihentikan memberi respons positif terhadap kegiatan tersebut. Seorang sopir travel bernama Ripai mengaku merasa terbantu dengan pemeriksaan petugas.

“Bagus ini, bang. Jadi ingat lagi cek kendaraan. Kadang terburu-buru lupa,” ungkapnya.

Kegiatan Operasi Zebra Toba 2025 di Bukit Kodok ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen Polri, pemerintah daerah, komunitas lokal, dan penggiat media sosial untuk terus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Dengan langkah-langkah kolaboratif ini, Polres Labuhanbatu Selatan optimis operasi tahun ini mampu menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan kondusif, serta menekan angka kecelakaan secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *