Cinta yang Mengalir dari Dapur Umum PDI Perjuangan:Sebuah Gerak dari Lubuk Hati

Cinta yang Mengalir dari Dapur Umum PDI Perjuangan:Sebuah Gerak dari Lubuk Hati

banner 120x600

Labuhanbatu Selatan–Dalam denyut kehidupan yang terus bergerak,ada sekelompok manusia yang memilih untuk berhenti sejenak—bukan untuk beristirahat,melainkan untuk memberi.Pada Rabu (10/12/2025),di Kantor PDI Perjuangan Labuhanbatu Selatan,semangat kemanusiaan kembali menyala melalui kegiatan Dapur Umum Gotong Royong PDI Perjuangan.

Di bawah kepemimpinan penuh ketulusan dari Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan,Hj.Laila Hanum,S.H,para kader PDI Perjuangan se-Labuhanbatu Selatan merajut kembali nilai luhur partai:bahwa perjuangan harus hidup dalam tindakan dan cinta kepada rakyat harus hadir dalam bentuk yang dapat dirasakan.

Cinta yang Mengalir dari Dapur Umum PDI Perjuangan:Sebuah Gerak dari Lubuk HatiDari Dapur,Mengalir Kasih yang Tak Bertepi Hingga Asap dapur yang mengepul,aroma masakan yang menyebar dan gerak tangan-tangan yang bekerja tanpa pamrih-semua menjadi saksi bahwa gotong royong bukan sekadar kata,melainkan denyut nadi perjuangan.

Hidangan yang disiapkan mungkin sederhana,namun maknanya tak terukur:sebuah tanda bahwa perhatian kepada rakyat tidak mengenal waktu dan keadaan.Di ruang kecil itu,para kader bersatu,mengaduk makanan sambil mengaduk harapan—bahwa setiap suapan yang dibagikan akan menjadi penguat bagi sesama.

Turun ke Jalan,Menjemput Senyum Rakyat dan Tidak puas hanya menyiapkan makanan,Hj.Laila Hanum,SH,bersama Tim Dapur Umum bergerak turun ke jalan.Sepeda motor,mobil,hingga truk besar yang melintas diberhentikan dengan senyum ramah—bukan untuk ditegur,tetapi untuk diberi.

Cinta yang Mengalir dari Dapur Umum PDI Perjuangan:Sebuah Gerak dari Lubuk HatiSetiap bingkisan makanan diserahkan dengan pesan yang tak terucap namun terasa:“Kami hadir bukan karena bencana, tetapi karena cinta.”

Di tengah kesibukan arus lalu lintas,seketika ada ruang kecil bagi kebahagiaan yang tumbuh tanpa syarat.

Aksi ini merupakan bagian dari instruksi nasional PDI Perjuangan kepada seluruh DPD dan DPC di Indonesia untuk menghidupkan kembali tradisi dapur umum sebagai wujud keberpihakan nyata kepada masyarakat.

Di hari itu,Labuhanbatu Selatan menjadi salah satu saksi bahwa partai bukan hanya wadah politik,melainkan rumah besar yang memeluk rakyatnya dengan kehangatan dan perhatian tulus.

Karena bagi PDI Perjuangan,kerakyatan bukan hanya slogan kampanye—melainkan napas perjuangan yang harus terus dihidupkan.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan,Muhammad Hasir Nasution,menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh kader serta masyarakat Labuhanbatu Selatan yang terus memberikan kepercayaan dan ruang bagi PDI Perjuangan untuk mengabdi.

Beliau menegaskan bahwa amanah rakyat adalah kehormatan dan kegiatan seperti Dapur Umum Gotong Royong adalah cara partai menjaga amanah itu tetap suci.

Pada hari itu,di Labuhanbatu Selatan,cinta menemukan jalannya.Ia mengalir dari dapur sederhana,bertemu dengan wajah-wajah yang membutuhkan dan menetap di hati siapa pun yang merasakannya.

Dan dari lubuk hati sanubari,PDI Perjuangan kembali membuktikan:Perjuangan sejati adalah ketika kita hadir untuk sesama—tanpa syarat,tanpa batas dan dengan sepenuh cinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *