Katapublik Labuhanbatu, Memasuki bulan Juni 2026 ini, “ada” informasi viral di Media Sosial (Medsos), terkait kelangkaan gas LPG Subsidi 3 kg di Kabupaten Labuhanbatu. Dampaknya, menimbulkan kalangan emak – emak menjadi resah.
Menepis informasi yang beredar di Medsos tersebut, salah satu Agen PT. JAS, Capi Harahap menyatakan, tidak adanya kelangkaan itu. Katanya (Capi Harahap), pihak Pemkab Labuhanbatu diwakilkan Asisten 2 Kabag Sumber Daya Alam, serta pihak Polres Labuhanbatu telah melakukan sidak kelapangan.
“Dalam sidak di lapangan, Tidak ada menemukan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi”, kata Capi kepada Wartawan. Kamis, (4/6/2026).
Capi Harahap juga menceritakan hasil dari salah satu sidak Forkopimda itu saat ke Perumahan Padang Pasir. Dimana gas LPG. Gas LPG 3 kg bersubsidi lebih banyak dari pada pembelinya.
“Medsos yang besar-besarkan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi, warga akhirnya panik dengan informasi dari medsos tersebut, jadi LPG gas 3 kg bersubsidi tidak ada langka, keadaan kondusif”, tegasnya.
Hal senada dikatakan Kabag Sumber Daya Alam (SDA), Akmal Harahap di Kantor Bupati Labuhanbatu, menyampaikan Kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi di kabupaten labuhanbatu tidak ada dan kondusif.
“Pemkab Labuhanbatu bersama Agen PT. JAS dan Polres Labuhanbatu sidak kelapangan bahwa tidak ada ditemukan kelangkaan Gas LPG 3 kg bersubsidi dan Kondusif. Dan sebelumnya, kita sudah sidak ke Sales Pertamina regional Sibolga di lokasi ruko JM 77”, ucap Akmal.
Kabag SDA kabupaten Labuhanbatu itu juga berharap, agar warga Labuhanbatu diminta tidak termakan isu di media sosial dengan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi, dan jangan panik.








