Daerah  

Perjuangan Pemekaran Pemkab Labusel Dikuatkan Kembali

banner 120x600

Katapublik Labusel, Sejumlah pengurus Forum Pejuang Pemekaran Labusel (FORPERAN) melakukan silaturahmi sekaligus konsolidasi bersama Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang; Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, S.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Labusel, Victoris Parlaungan Purba, Kapolres Labusel, AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham, serta pimpinan DPRD Labusel, H.M. Romadon.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (14/11/2025) ini digelar dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan dalam upaya menjaga serta mengangkat kembali nilai sejarah perjuangan pemekaran Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, FORPERAN memaparkan tiga program utama yang tengah diperjuangkan dan diharapkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta unsur Forkopimda.

Ketua dan jajaran FORPERAN menyampaikan sejumlah agenda strategis yang difokuskan dalam rangka melestarikan jejak perjuangan para tokoh pemekaran. Tiga program tersebut merupakan gagasan tokoh-tokoh pemekaran yang hadir, yakni, Drs. Kasmi Jamrin Ritonga, Muhammad Yunus Nasution, H. Abdul Rahim Ritonga, Jansen Manullang, Mirwan Hasibuan, Miran, Rizal Sembiring, dan Dr. Sahrul Tanjung.

1. Pembangunan Tugu dan Prasasti Pemekaran

FORPERAN mengusulkan pembangunan tugu beserta prasasti bersejarah yang akan memuat tanda tangan Pimpinan DPR RI tahun 2008, Muhaimin Iskandar, serta mencantumkan nama-nama tokoh pejuang pemekaran Labusel. Usulan ini diharapkan menjadi simbol penghargaan atas perjuangan panjang masyarakat dalam memperjuangkan Labusel sebagai daerah otonom.

2. Penerbitan Buku Sejarah Pemekaran Labusel

Untuk mendokumentasikan sejarah secara lebih utuh dan dapat dipertanggungjawabkan, FORPERAN merencanakan penyusunan buku sejarah pemekaran Labusel. Buku ini diharapkan menjadi referensi resmi bagi generasi muda, masyarakat umum, hingga peneliti yang ingin memahami perjalanan terbentuknya Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

3. Penetapan Nama Jalan Tokoh Pemekaran: Alm. H. Rustam Nasution

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa besar para tokoh pemekaran, FORPERAN mengusulkan penetapan nama jalan atas nama Alm. H. Rustam Nasution. Beliau dikenal sebagai salah satu tokoh sentral yang berjuang tanpa kenal lelah dalam mewujudkan pemekaran Labusel.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat FORPERAN bersama pemerintah daerah untuk terus menguatkan identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Labuhanbatu Selatan. Semangat perjuangan masa lalu kembali dihidupkan melalui langkah-langkah nyata demi kemajuan Labusel ke depan.

Atmosfer kebersamaan dan semangat persatuan dalam silaturahmi tersebut menjadi sinyal positif bahwa FORPERAN dan unsur pimpinan daerah siap berjalan seiring menjaga marwah Labuhanbatu Selatan sebagai kabupaten yang lahir dari perjuangan panjang dan penuh pengorbanan.

Ketua FORPERAN Labusel, Muhammad Yunus Nasution, menegaskan bahwa FORPERAN siap bersinergi dan mengawal seluruh proses perjuangan tersebut.

“Ini bukan hanya tentang dokumentasi sejarah, tetapi tentang menjaga ruh perjuangan dan menghargai jasa para pendahulu,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan pembahasan teknis pelaksanaan program. FORPERAN berharap ketiga rencana besar ini dapat segera diwujudkan sebagai bagian dari perjalanan Labusel menuju daerah yang semakin maju dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *